“Aku membaca Yasin dan doa untukmu Pak Subhan.”
Kalimat singkat tersebut ditujukan kepada almarhum Subhan Kadavi, guru SDN Pangarangan III yang telah berpulang untuk selama-lamanya. Di balik unggahan sederhana itu, tersimpan teladan tentang rasa hormat, kasih sayang, dan bakti seorang murid kepada gurunya.
🌹 Adab Murid yang Tidak Berhenti meski Guru Telah Tiada
Hasan merupakan salah satu contoh murid yang berhasil menerapkan nilai-nilai dalam 19 Adab Murid kepada Guru. Salah satu adab tersebut adalah mendoakan guru.
Hal yang membuat sikap Hasan begitu menyentuh adalah ia tetap mendoakan gurunya meskipun Pak Subhan telah meninggal dunia. Hasan baru beberapa bulan mengenal dan belajar bersama Bapak Subhan Kadavi. Namun, waktu kebersamaan yang relatif singkat itu tidak menghalangi tumbuhnya rasa hormat dan kepedulian kepada sang guru.
Melalui bacaan Surah Yasin dan doa yang dipanjatkan, Hasan menunjukkan bahwa menghormati guru bukan hanya dilakukan ketika guru masih hadir di hadapan kita. Ketika seorang guru telah wafat, seorang murid tetap dapat menunjukkan adab terbaiknya dengan mengenang kebaikannya dan mendoakannya.
❤️ Teladan Sederhana yang Mengajarkan Arti Berbakti
Terkadang, teladan yang paling bermakna justru hadir melalui tindakan sederhana. Hasan tidak sedang melakukan sesuatu yang besar di hadapan banyak orang. Ia hanya membaca Yasin, memanjatkan doa, lalu membagikan ungkapan kasih dan penghormatannya kepada guru yang telah tiada.
Namun, tindakan sederhana itu membawa pesan yang sangat berharga bagi seluruh peserta didik: jangan lupakan guru yang pernah mengajarkan ilmu, membimbing, dan mendampingi perjalanan belajar kita.
Doa seorang murid untuk gurunya menjadi salah satu bentuk penghormatan yang tetap dapat dilakukan, bahkan ketika kebersamaan di ruang kelas telah berakhir.
🌷 Bahagialah Orang Tua yang Memiliki Anak seperti Hasan
Apa yang dilakukan Hasan patut menjadi inspirasi bagi teman-temannya. Ia telah memberikan contoh bahwa adab kepada guru bukan sekadar teori yang dibaca atau dihafalkan, melainkan nilai yang perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Keluarga besar SDN Pangarangan III tentu bangga melihat tumbuhnya sikap seperti ini pada diri seorang murid. Semoga keteladanan Hasan dapat menggerakkan peserta didik lainnya untuk senantiasa menghormati guru, menjaga adab, dan tidak melupakan jasa orang-orang yang telah mendidik mereka.
Bahagialah orang tua yang memiliki anak seperti Hasan. Semoga tumbuh menjadi anak saleh yang selalu menghormati guru, menyayangi sesama, dan tidak lupa mendoakan orang-orang yang telah berjasa dalam kehidupannya.
Untuk almarhum Bapak Subhan Kadavi, semoga Allah SWT mengampuni segala dosa, menerima seluruh amal ibadah, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Hasan, terima kasih telah mengajarkan satu hal yang sederhana tetapi begitu dalam maknanya: guru boleh telah tiada, tetapi doa dan rasa hormat seorang murid tidak seharusnya ikut hilang.
Adab kepada guru, sepanjang hayat. 🌹
SDN Pangarangan III Sumenep
Berakhlakul Karimah, Unggul, Berprestasi, dan Berwawasan Global.


0 Comments