SUMENEP — Bagaimana jika orang tua tidak perlu lagi menunggu pembagian rapor untuk mengetahui perkembangan anak di sekolah? Bagaimana jika foto kegiatan belajar, hasil karya, catatan guru, grafik perkembangan, hingga laporan berbasis kecerdasan buatan dapat tersimpan dalam satu tempat dan dapat dibuka kapan saja?
![]() |
| Beranda Aplikasi Sahabat Tumbuh |
Gagasan tersebut diwujudkan melalui SAHABAT TUMBUH, sebuah inovasi portofolio digital berbasis AI yang dikembangkan untuk mendokumentasikan dan memantau tumbuh kembang peserta didik sekolah dasar.
Aplikasi ini dikembangkan oleh Salamet Herianto, S.Pd., M.Pd. dari SDN Pangarangan III Sumenep dan mulai dikembangkan pada Juli 2026. Kehadirannya berangkat dari persoalan sederhana yang sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sekolah: banyak cerita tentang perkembangan anak terjadi setiap hari, tetapi tidak semuanya terdokumentasi dan tersimpan dengan baik.
Pelaksanaan
sosialisasi penggunaan aplikasi SAHABAT TUMBUH kepada orang tua peserta didik
dilaksanakan dan digunakan aplikasinya pada:
Hari :
Sabtu
Tanggal : 29 Agustus 2026
Kegiatan : Pertemuan Paguyuban Wali Murid
Bukan Sekadar Nilai di Rapor
![]() |
| Tampilan Profil Peserta Didik |
Selama ini, perkembangan siswa sering kali paling mudah dikenali melalui nilai. Ketika orang tua ingin mengetahui kondisi anak, pembicaraan pun kerap berakhir pada hasil belajar, nilai tugas, atau rapor padahal seorang anak berkembang jauh lebih luas daripada sekadar angka.
Ada anak yang mulai berani berbicara di depan kelas. Ada yang sebelumnya kesulitan membaca kemudian perlahan menjadi lebih lancar. Ada yang menemukan bakat menggambar, mulai mampu memimpin kelompok, belajar bekerja sama, atau menunjukkan rasa tanggung jawab yang semakin baik.
Peristiwa-peristiwa kecil tersebut sering kali justru menjadi bagian paling penting dari perjalanan tumbuh seorang anak. Sayangnya, berbagai momen tersebut dapat hilang begitu saja apabila tidak didokumentasikan secara sistematis.
Foto mungkin hanya tersimpan di telepon genggam guru. Karya siswa mungkin hanya berada di dalam map. Catatan perkembangan bisa saja tersimpan dalam buku pribadi guru. Ketika waktu berlalu, dokumentasi tersebut menjadi semakin sulit ditemukan.
SAHABAT TUMBUH hadir untuk mengubah kondisi tersebut.
Dari Dokumentasi yang Tercecer Menjadi Cerita yang Terintegrasi
Konsep utama aplikasi ini adalah mengintegrasikan berbagai bukti perkembangan anak ke dalam satu portofolio digital.
Guru dapat mendokumentasikan kegiatan belajar melalui foto/video, menyimpan karya siswa, menulis catatan perkembangan, serta menginput indikator perkembangan secara berkala. Seluruh data tersebut kemudian terhubung dengan profil masing-masing peserta didik.
Dengan pendekatan tersebut, perkembangan anak tidak lagi dilihat dari satu momen atau satu hasil penilaian. Perjalanan anak dapat dilihat secara bertahap dari waktu ke waktu.
Inilah yang membuat SAHABAT TUMBUH memiliki gagasan yang berbeda: bukan hanya menyimpan data siswa, tetapi menyimpan cerita pertumbuhannya.
Foto Kegiatan Menjadi Bagian dari Perjalanan Belajar
Salah satu fitur utama SAHABAT TUMBUH adalah Foto Perkembangan.
Guru dapat mendokumentasikan berbagai kegiatan peserta didik, seperti pembelajaran di kelas, praktik, eksperimen, presentasi, kegiatan proyek, lomba, penghargaan, maupun aktivitas sekolah lainnya.
Setiap dokumentasi dapat dilengkapi dengan judul, tanggal, dan deskripsi sehingga foto tidak hanya menjadi gambar, tetapi juga memiliki konteks.
Bagi orang tua, fitur ini memberikan pengalaman yang berbeda. Mereka dapat melihat apa yang dilakukan anak di sekolah melalui dokumentasi nyata, bukan hanya berdasarkan cerita singkat setelah anak pulang ke rumah.
Karya Anak Tidak Lagi Sekadar Dikumpulkan
SAHABAT TUMBUH juga menyediakan Portofolio Digital untuk menyimpan hasil karya peserta didik.
Karya dapat berupa foto, PDF, video, audio, hingga sertifikat penghargaan.
Dengan demikian, tugas yang sebelumnya hanya selesai setelah dikumpulkan dapat menjadi bagian dari rekam jejak pendidikan anak. Orang tua juga dapat melihat bagaimana kemampuan dan kreativitas anak berkembang dari waktu ke waktu.
Portofolio menjadi penting karena perkembangan kemampuan anak sering kali lebih mudah terlihat melalui hasil karya dibandingkan melalui angka.
Guru Memiliki Jurnal Perkembangan Digital
Fitur lainnya yang menjadi inti SAHABAT TUMBUH adalah Catatan Perkembangan.
Guru dapat menuliskan hasil pengamatan terhadap siswa berdasarkan lima kategori, yaitu akademik, karakter, sosial, emosional, serta bakat dan potensi.
Misalnya, guru dapat menulis:
“Hari ini Sultan menunjukkan keberanian memimpin diskusi kelompok.”
Kalimat tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun apabila catatan serupa dikumpulkan secara konsisten selama berbulan-bulan, akan terbentuk gambaran perkembangan anak yang jauh lebih kaya.
Guru dapat melihat perubahan yang terjadi, sedangkan orang tua memperoleh informasi yang lebih personal mengenai perkembangan anaknya.
Perkembangan Anak Ditampilkan dalam Grafik
SAHABAT TUMBUH tidak hanya menyimpan catatan dalam bentuk teks. Aplikasi juga menyediakan Grafik Perkembangan.
Indikator yang dipantau meliputi disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, kepercayaan diri, literasi, dan numerasi.
Data tersebut dapat ditampilkan dalam bentuk grafik sehingga perkembangan dapat dilihat dengan lebih mudah. Perhatian tidak hanya diberikan pada posisi seorang anak, tetapi juga pada perubahan dan tren perkembangannya.
Dengan demikian, guru dan orang tua memiliki kesempatan untuk melihat apakah suatu aspek menunjukkan peningkatan, relatif stabil, atau masih membutuhkan pendampingan.
Bagian yang Paling Menarik: AI Growth Report
Fitur yang membuat SAHABAT TUMBUH semakin menarik adalah AI Growth Report.
Teknologi kecerdasan buatan digunakan untuk membantu mengolah informasi yang telah tersedia dalam sistem, seperti catatan guru, grafik perkembangan, portofolio karya, serta dokumentasi aktivitas siswa.
Dari data tersebut, sistem dapat membantu menyusun gambaran perkembangan yang mencakup kekuatan utama anak, kemajuan terbaru, area yang perlu diperhatikan, saran untuk orang tua, serta target perkembangan berikutnya.
Namun terdapat batas yang sangat penting. AI tidak ditempatkan sebagai pengganti guru dan tidak menjadi pihak yang menentukan nilai atau membuat keputusan pedagogis secara mandiri. AI berfungsi sebagai alat bantu analisis dan refleksi, sementara guru tetap menjadi pihak yang memahami konteks dan mengambil keputusan profesional terhadap perkembangan peserta didik.
Orang Tua Bisa Mengakses dari Berbagai Perangkat
SAHABAT TUMBUH juga dirancang agar mudah digunakan oleh keluarga dengan perangkat yang berbeda.
Bagi pengguna Android, aplikasi dapat dibagikan dalam bentuk file APK oleh wali kelas untuk kemudian diunduh dan dipasang pada perangkat.
Sementara itu, pengguna iPhone, laptop, atau komputer dapat langsung mengakses versi web melalui:
https://tumbuh-cerita.lovable.app/
Orang tua cukup memasukkan nama lengkap siswa dan password enam digit yang diberikan oleh wali kelas.
Setelah berhasil masuk, orang tua hanya dapat mengakses data anaknya sendiri.
Bukan Menggantikan Rapor, tetapi Melengkapinya
SAHABAT TUMBUH tidak dirancang untuk menggantikan rapor sekolah.
Justru aplikasi ini melengkapi informasi yang belum dapat ditampilkan secara utuh oleh rapor.
Rapor menunjukkan hasil.
Portofolio menunjukkan karya.
Foto menunjukkan pengalaman.
Catatan guru menunjukkan pengamatan.
Grafik menunjukkan perkembangan.
AI membantu merangkai informasi tersebut menjadi refleksi yang lebih mudah dipahami.
Semua unsur tersebut dipertemukan dalam satu sistem.
Dari Sumenep, Sebuah Gagasan tentang Pendidikan yang Lebih Personal
SAHABAT TUMBUH merupakan contoh bahwa inovasi pendidikan tidak selalu harus dimulai dari institusi teknologi besar. Inovasi juga dapat lahir dari guru yang melihat persoalan sehari-hari di sekolah dan berusaha membangun solusi yang sesuai dengan kebutuhan nyata.
Pengembangan aplikasi ini mulai dilakukan pada Juli 2026, kemudian dipersiapkan untuk digunakan dalam lingkungan sekolah. Sosialisasi kepada wali siswa dilaksanakan pada 29 Agustus 2026 melalui Pertemuan Paguyuban Wali Murid. Dan hanya orangtua yang dapat mengakses profil anak sehingga privasi terjaga dengan baik.
Momentum tersebut menjadi langkah awal untuk membangun pola komunikasi yang lebih dekat antara sekolah dan keluarga.
Mengubah Cara Sekolah Melihat Anak
Gagasan terbesar SAHABAT TUMBUH sebenarnya bukan terletak pada teknologi AI, grafik, atau penyimpanan cloud.
Gagasan terbesarnya adalah perubahan cara pandang.
Seorang anak tidak seharusnya hanya dikenal karena nilainya. Anak juga memiliki proses, pengalaman, karya, keberanian, kegagalan, kemajuan, minat, bakat, dan berbagai perubahan kecil yang membentuk dirinya.
Karena itu, pendidikan seharusnya tidak hanya bertanya:
“Berapa nilai anak ini?”
Tetapi juga:
“Sejauh mana anak ini telah tumbuh?”
Dan pertanyaan kedua itulah yang berusaha dijawab oleh SAHABAT TUMBUH.
SAHABAT TUMBUH merupakan inovasi portofolio digital berbasis AI yang mengintegrasikan profil siswa, foto perkembangan, portofolio karya, catatan guru, indikator perkembangan, grafik pertumbuhan, serta AI Growth Report dalam satu platform.
Tujuannya sederhana tetapi penting: memastikan perjalanan tumbuh kembang anak tidak hilang begitu saja. Sebab, ketika seorang anak tumbuh, yang berubah bukan hanya nilainya.
Ia mungkin menjadi lebih berani. Lebih mandiri. Lebih kreatif. Lebih bertanggung jawab. Lebih mampu bekerja sama. Atau menemukan potensi yang sebelumnya belum terlihat. Semua perubahan itu adalah bagian dari cerita.
Dan melalui SAHABAT TUMBUH, cerita tersebut berusaha disimpan.


0 Comments