SUMENEP – Membaca bukan sekadar menyelesaikan halaman demi halaman. Di Perpustakaan Seru Pangga, siswa diajak untuk memahami, mencermati, dan merefleksikan isi bacaan melalui kegiatan “Menulis Jurnal Kegiatan Membaca” yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026.
![]() |
| Aktivitas Membaca Buku |
Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa kelas 6A SDN Pangarangan 3 Sumenep yang dikenal sebagai Kelas Nelson Mandela. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diarahkan untuk memilih buku yang menarik, tetapi juga belajar mengenali unsur-unsur penting dalam sebuah cerita.
Suasana kegiatan berlangsung di Perpustakaan Seru Pangga. Setiap siswa terlebih dahulu memilih satu buku bacaan dari rak perpustakaan yang telah ditata berdasarkan jenjang pembaca. Penataan tersebut membantu siswa menemukan bahan bacaan yang sesuai dengan kemampuan dan tingkat perkembangan mereka.
Setelah memilih buku, siswa mulai mengisi jurnal kegiatan membaca. Mereka mencatat sejumlah informasi dasar mengenai buku yang dibaca, mulai dari judul buku, nama pengarang, penerbit, jumlah halaman, hingga tanggal membaca.
![]() |
| Asyiknya Membaca |
Namun, jurnal membaca yang dikerjakan siswa kelas 6A tidak berhenti pada pencatatan identitas buku. Mereka juga ditantang untuk memahami lebih dalam cerita yang telah dibaca.
Dalam jurnal tersebut, siswa diminta menuliskan nama tokoh utama, sifat atau karakter tokoh utama, permasalahan yang dialami tokoh, serta tindakan yang dilakukan tokoh dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
Aktivitas ini membuat siswa harus benar-benar membaca dan memahami isi buku. Mereka tidak cukup hanya mengetahui jalan cerita secara umum, tetapi juga perlu menemukan informasi penting yang terdapat di dalam bacaan.
“Dengan jurnal membaca, anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga belajar memahami isi bacaan dan mengungkapkannya kembali melalui tulisan,” demikian tujuan kegiatan yang diterapkan di Perpustakaan Seru Pangga.
![]() |
| Menulis Jurnal Kegiatan Membaca |
Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh Kepala Perpustakaan Seru Pangga, Bapak Moh. Zaini. Pendampingan diberikan selama proses membaca dan penulisan jurnal sehingga siswa dapat memahami setiap bagian yang harus mereka isi.
Menurut pelaksanaan kegiatan tersebut, jurnal membaca menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan literasi yang lebih bermakna. Siswa diarahkan untuk menjadikan kegiatan membaca sebagai proses memahami informasi, mengenali karakter, menganalisis masalah, serta menemukan solusi yang dilakukan tokoh dalam cerita.
Bagi siswa kelas 6A atau Kelas Nelson Mandela, kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman untuk meningkatkan kemampuan literasi sebelum mereka menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar.
Perpustakaan Seru Pangga terus dikembangkan bukan hanya sebagai tempat meminjam dan membaca buku, tetapi juga sebagai ruang belajar yang mendorong siswa untuk berpikir, menulis, berdiskusi, dan mengembangkan kemampuan literasi.
Melalui kegiatan sederhana seperti menulis jurnal membaca, siswa SDN Pangarangan 3 diharapkan semakin terbiasa membaca secara aktif. Sebab, membaca yang baik bukan hanya tentang seberapa banyak buku yang mampu diselesaikan, tetapi juga seberapa dalam seseorang mampu memahami apa yang telah dibacanya.
#PerpustakaanSeruPangga #SDNPangarangan3 #JurnalMembaca #LiterasiSekolah #BudayaMembaca #Kelas6A #MahatmaGandhi #LiterasiPangga #PerpustakaanSekolah #Sumenep
.jpeg)


0 Comments