Sumenep-- Semangat berbagi kembali mewarnai SDN Pangarangan 3 Sumenep. Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, program Murid to Murid (M2M) kembali dimulai melalui penggalangan donasi perdana yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini berlangsung sesaat setelah seluruh siswa mengikuti program pembiasaan Pembacaan Surah Yasin dan Tahlil, yang rutin dilaksanakan setiap Jumat pagi sebagai bagian dari penguatan karakter religius di sekolah.
![]() |
| Ilustrasi M2M |
Pada pelaksanaan perdana tahun ajaran baru ini, para pengurus M2M bergerak menyambangi setiap kelas untuk mengajak seluruh siswa berbagi rezeki secara sukarela. Dengan membawa kotak donasi, mereka mendatangi ruang-ruang kelas secara tertib, didampingi guru yang bertugas. Antusiasme siswa terlihat tinggi. Mereka menyisihkan sebagian uang sakunya sebagai bentuk kepedulian kepada teman-teman yang membutuhkan.
Dari hasil penggalangan donasi tersebut, berhasil terkumpul dana sebesar Rp247.000. Dana yang dihimpun akan dikelola secara transparan dan dimanfaatkan untuk membantu peserta didik yang membutuhkan bantuan, baik dalam bidang pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya di lingkungan sekolah.
Program M2M merupakan salah satu program unggulan SDN Pangarangan 3 yang menanamkan nilai kepedulian sosial, gotong royong, empati, dan semangat berbagi sejak usia dini. Melalui program ini, siswa diajak untuk memahami bahwa bantuan sekecil apa pun akan memiliki arti besar bagi sesama apabila dilakukan dengan penuh keikhlasan.
![]() |
| Hasil Penggalangan Hari Ini |
Kepala SDN Pangarangan 3, Zainal, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas semangat para siswa yang kembali menghidupkan program M2M di awal tahun pelajaran.
"Alhamdulillah, pelaksanaan M2M perdana berjalan dengan baik. Nilai yang paling penting bukan terletak pada besarnya donasi, tetapi pada tumbuhnya rasa peduli, kebersamaan, dan keikhlasan dalam diri anak-anak. Karakter seperti inilah yang ingin terus kami bangun di SDN Pangarangan 3," ujarnya.
Pelaksanaan M2M tahun ini juga menjadi momentum dimulainya regenerasi kepengurusan. Mengingat seluruh pengurus sebelumnya merupakan siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di SDN Pangarangan 3, sekolah akan segera membentuk kepengurusan baru yang berasal dari siswa kelas atas yang memiliki kepedulian, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.
Sebagai bentuk legalitas dan penguatan organisasi, kepengurusan baru nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala SDN Pangarangan 3. Langkah ini dilakukan agar program M2M memiliki keberlanjutan yang baik dari tahun ke tahun serta memberikan pengalaman berorganisasi kepada para siswa.
Pembina program M2M, Bu Dyah dan Pak Zaini, menyampaikan bahwa regenerasi merupakan bagian penting agar semangat berbagi tetap terjaga di lingkungan sekolah.
Menurut mereka, pengurus baru nantinya tidak hanya bertugas mengumpulkan donasi, tetapi juga akan dibekali pemahaman mengenai tanggung jawab, kejujuran, administrasi sederhana, serta pentingnya menjaga amanah. Dengan demikian, program M2M bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kepemimpinan bagi peserta didik.
Kegiatan penggalangan donasi yang dilaksanakan setelah pembacaan Surah Yasin dan Tahlil juga menunjukkan sinergi antara pendidikan karakter religius dan karakter sosial. Setelah memanjatkan doa bersama, siswa diajak mengamalkan nilai-nilai kepedulian melalui aksi nyata berbagi kepada sesama.
Selama beberapa tahun terakhir, M2M telah menjadi salah satu identitas SDN Pangarangan 3 dalam membangun budaya sekolah yang humanis. Program ini mengajarkan bahwa kepedulian sosial tidak harus menunggu dewasa. Justru sejak di bangku sekolah dasar, anak-anak dapat belajar menjadi pribadi yang ringan tangan, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki empati terhadap orang lain.
Ke depan, sekolah berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan berbagai inovasi sehingga program M2M semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Dengan dukungan seluruh warga sekolah, M2M diharapkan terus menjadi wadah pembelajaran karakter yang menumbuhkan generasi berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan memiliki semangat gotong royong.
Pelaksanaan M2M perdana Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi bukti bahwa budaya berbagi tetap hidup di SDN Pangarangan 3. Dari donasi yang terkumpul sebesar Rp247.000, tersimpan harapan besar untuk terus menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan kepada seluruh peserta didik sebagai bekal mereka menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
#SDNPangarangan3 #M2M #MuridToMurid #BerbagiItuIndah #PendidikanKarakter #SekolahBerbagi #Sumenep #DonasiSiswa #GotongRoyong #SekolahInspiratif


0 Comments