SDN Pangarangan 3 Tampil Memukau di Pawai Muharam 1448 H dengan Miniatur Ka'bah dan Pedang Dzulfikar

SUMENEP, 29 Juni 2026 – Semarak peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung meriah pada Senin malam (29/6/2026). Ribuan masyarakat memadati kawasan Labang Mesem Museum Keraton Sumenep untuk menyaksikan Pawai Muharam 1448 H yang menjadi agenda tahunan penuh makna spiritual dan budaya.

Tampil Memukau di Pawai Muharam 1448 H dengan Miniatur Ka'bah dan Pedang Dzulfikar

Di antara puluhan peserta yang mengikuti pawai, SDN Pangarangan 3 Sumenep tampil memukau dengan konsep edukatif yang sarat nilai sejarah Islam. Penampilan sekolah tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat melalui perpaduan miniatur Ka'bah, lampion warna-warni, serta replika Pedang Dzulfikar yang diarak bersama rombongan murid.

SDN Pangarangan 3 Hadir Membawa Pesan Hijrah yang Edukatif

Sejak pukul 19.00 WIB, rombongan SDN Pangarangan 3 telah bersiap mengikuti rangkaian pawai. Rute dimulai dari depan Labang Mesem (Museum Keraton Sumenep) dan kembali berakhir di lokasi yang sama setelah mengelilingi jalur yang telah ditentukan panitia.

Mengawali barisan adalah banner resmi SDN Pangarangan 3 Sumenep sebagai identitas sekolah. Di belakangnya, para murid membawa miniatur Ka'bah yang dibuat dengan penuh kreativitas sebagai simbol penting dalam sejarah peradaban Islam.


Miniatur tersebut bukan sekadar hiasan, melainkan media edukasi yang mengingatkan masyarakat akan perjalanan dakwah Rasulullah SAW serta makna hijrah dari Makkah menuju Madinah yang menjadi titik awal terbentuknya masyarakat Islam yang kuat, damai, dan berkeadaban.

Keberadaan miniatur Ka'bah juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik agar memahami bahwa Tahun Baru Hijriah bukan hanya pergantian kalender, melainkan momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan meneladani perjuangan Rasulullah SAW.

Lampion Warna-Warni Menambah Semarak Malam Muharam

Suasana malam semakin indah ketika rombongan SDN Pangarangan 3 membawa lampion warna-warni yang memancarkan cahaya lembut sepanjang perjalanan pawai.

Kilauan lampion tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Banyak warga mengabadikan momen menggunakan telepon genggam ketika rombongan sekolah melintas.

Selain mempercantik penampilan, lampion melambangkan harapan agar Tahun Baru Islam membawa cahaya kebaikan, kedamaian, serta semangat baru dalam menuntut ilmu dan beribadah.

Anak-anak tampak antusias membawa lampion sambil menjaga ketertiban sepanjang perjalanan, menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab sebagai bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah.

Replika Pedang Dzulfikar Jadi Simbol Keberanian dan Keteguhan

Salah satu ornamen yang paling banyak menarik perhatian masyarakat adalah replika Pedang Dzulfikar yang dibuat menggunakan kertas berwarna perak dan emas.

Pedang tersebut dirancang secara artistik sehingga tampak megah ketika terkena cahaya lampion dan penerangan jalan.

Dalam tradisi Islam, Dzulfikar dikenal sebagai pedang yang dikaitkan dengan keberanian, keadilan, dan keteguhan dalam menegakkan kebenaran. Melalui replika tersebut, SDN Pangarangan 3 ingin mengenalkan simbol sejarah Islam kepada peserta didik dalam bentuk yang kreatif, edukatif, dan sesuai dengan usia anak-anak.

Kehadiran replika ini sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah Islam dapat dikemas secara menarik melalui kegiatan budaya dan peringatan hari besar keagamaan.

Guru Mendampingi Langsung Demi Keamanan dan Kelancaran

Keikutsertaan SDN Pangarangan 3 dalam Pawai Muharam mendapat pendampingan penuh dari panitia sekolah yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

Guru yang bertugas mendampingi murid: Bapak Moh. Zaini, Gandy Yufriska Erkada, Holili, S. Herianto.

Seluruh guru bekerja sama mengatur barisan peserta, menjaga keamanan murid, sekaligus memastikan seluruh atribut yang dibawa tetap tertata rapi selama perjalanan.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam memberikan pengalaman belajar di luar kelas yang aman, nyaman, sekaligus bermakna.

Momentum Menanamkan Nilai Keislaman dan Karakter

Partisipasi SDN Pangarangan 3 dalam Pawai Muharam tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter.

Melalui kegiatan ini, murid belajar mengenai:

  • Makna hijrah Rasulullah SAW.
  • Pentingnya persatuan dan kebersamaan.
  • Nilai gotong royong dalam mempersiapkan pawai.
  • Kreativitas dalam membuat media edukatif.
  • Disiplin dan tanggung jawab selama mengikuti kegiatan masyarakat.

Kegiatan semacam ini menjadi bentuk nyata implementasi pembelajaran kontekstual, di mana peserta didik memperoleh pengalaman langsung yang memperkuat materi pendidikan agama dan karakter di sekolah.

Disambut Antusias Ribuan Warga

Sepanjang rute pawai, masyarakat tampak memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta.

Banyak warga yang memberikan apresiasi kepada rombongan SDN Pangarangan 3 karena berhasil menghadirkan penampilan yang sederhana namun sarat makna.

Miniatur Ka'bah, lampion, dan replika Pedang Dzulfikar menjadi objek yang paling sering diabadikan oleh masyarakat sepanjang jalannya pawai.

Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kreativitas peserta didik mampu menjadi sarana dakwah yang menyenangkan sekaligus mengedukasi masyarakat.

Komitmen SDN Pangarangan 3 dalam Pendidikan Berkarakter

Keikutsertaan dalam Pawai Muharam merupakan salah satu bentuk komitmen SDN Pangarangan 3 Sumenep dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter religius, sosial, budaya, dan nasionalisme.

Melalui berbagai kegiatan keagamaan, budaya, olahraga, hingga prestasi akademik, sekolah terus mendorong peserta didik menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, dan mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi pengingat bahwa setiap langkah menuju kebaikan merupakan bagian dari hijrah menuju pribadi yang lebih baik. SDN Pangarangan 3 berharap nilai-nilai tersebut terus tumbuh dalam diri seluruh peserta didik sehingga mampu menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.


#SDNPangarangan3 #Muharam1448H #TahunBaruIslam #PawaiMuharam #Sumenep #Hijrah #MiniaturKabah #Dzulfikar #PendidikanKarakter #SekolahInspiratif #SekolahReligius #MuseumKeratonSumenep #LabangMesem #sdnpangarangan3schid

0 Comments