Sumenep, 18 April 2026 — Setelah sebelumnya menjadi pusat pembelajaran bagi mahasiswa Universitas Wiraraja (Unija) dalam kegiatan observasi ekstrakurikuler, kini Ekstrakurikuler Karawitan Karembangan SDN Pangarangan 3 kembali menunjukkan kualitasnya melalui penampilan istimewa di Pendopo Kraton Sumenep.
![]() |
| Mereka pun mengharumkan nama sekolah |
Penampilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan seni tradisional di SDN Pangarangan 3 tidak hanya berhenti pada proses latihan, tetapi juga mampu menghadirkan karya nyata di panggung budaya yang prestisius.
Dari Observasi Mahasiswa ke Panggung Budaya
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari proses pembelajaran yang sebelumnya diamati oleh mahasiswa Unija pada 4 Oktober 2025 di Sanggar Karawitan Karembangan. Saat itu, mahasiswa tidak hanya menggali informasi, tetapi juga mencoba langsung memainkan alat musik seperti kenong, saron, dan renteng.
Kini, hasil dari pembinaan tersebut terlihat jelas. Para siswa tampil sebagai nayaga cilik dengan penuh percaya diri, menunjukkan kemampuan musikal yang terlatih serta kekompakan yang mengundang decak kagum para penonton.
Tampil Anggun dengan Busana Adat Songenep
Penampilan karawitan semakin memukau dengan balutan busana adat khas Sumenep. Para siswa mengenakan pakaian adat Songenep dengan dominasi motif batik yang elegan dipadukan dengan atasan merah menyala.
Nuansa warna yang kuat ini tidak hanya memperindah tampilan visual, tetapi juga mempertegas identitas budaya lokal yang diusung oleh SDN Pangarangan 3. Setiap detail busana mencerminkan nilai estetika sekaligus kebanggaan terhadap warisan leluhur.
Didampingi Pembina dan Dukungan Sekolah
Dalam penampilan ini, para siswa didampingi langsung oleh pembina ekstrakurikuler karawitan, Bapak Hairullah (Pak Oyong), yang selama ini konsisten membimbing dan menanamkan kecintaan terhadap seni tradisional.
Kehadiran beliau menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas penampilan, mulai dari pengaturan tempo hingga kekompakan antar pemain.
Selain itu, kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari pihak sekolah. Bu Indah, selaku bendahara sekolah, hadir secara langsung memberikan dukungan moral kepada para siswa. Kehadiran beliau menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa di bidang seni budaya.
Harmoni Gamelan yang Menghidupkan Pendopo
Alunan gamelan yang dimainkan siswa menghadirkan suasana sakral sekaligus hangat di Pendopo Kraton Sumenep. Denting kenong, tabuhan saron, serta irama renteng berpadu harmonis, menciptakan komposisi musik tradisional yang memikat.
Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan seni karawitan sejak usia dini.
Karawitan sebagai Identitas dan Karakter Siswa
Ekstrakurikuler karawitan di SDN Pangarangan 3 telah menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang:
- Disiplin dalam mengikuti tempo
- Kerja sama dalam menciptakan harmoni
- Kesabaran dalam proses latihan
- Cinta terhadap budaya lokal
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berbudaya.
Komitmen Pelestarian Budaya di Era Modern
Di tengah arus globalisasi, langkah SDN Pangarangan 3 dalam mempertahankan ekstrakurikuler karawitan patut diapresiasi. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal.
Penampilan di Pendopo Kraton Sumenep menjadi simbol bahwa seni tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati generasi muda. Bahkan, dengan pendekatan yang tepat, seni ini mampu berkembang dan tampil di ruang-ruang bergengsi.
Harapan ke Depan
Keberhasilan penampilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus mengasah kemampuan mereka. Selain itu, diharapkan semakin banyak pihak yang mendukung kegiatan seni budaya di sekolah, baik dari kalangan pendidikan, pemerintah, maupun masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat, karawitan tidak hanya akan bertahan, tetapi juga berkembang sebagai identitas budaya yang membanggakan.
#KarawitanPangga #SDNPangarangan3 #PendopoSumenep #BudayaMadura #SeniTradisional #NayagaCilik #PelestarianBudaya

0 Comments