33 Karya Kartu Lebaran Disetujui di Aplikasi Drawcoin pada Hari Pertama Pondok Ramadan 1447 H

SUMENEP – Kreativitas siswa tampak sangat menonjol pada hari pertama kegiatan Pondok Ramadan 1447 H di SDN Pangarangan 3 yang berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026. Dalam kegiatan berkarya membuat kartu ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri, tercatat sebanyak 79 karya seni rupa berhasil diunggah oleh siswa Fase B (kelas 3 dan 4) ke dalam aplikasi digital DrawCoin.

33 Karya Kartu Lebaran Disetujui di Aplikasi Drawcoin pada Hari Pertama Pondok Ramadan 1447 H
33 Karya Kartu Lebaran Disetujui di Aplikasi Drawcoin

Dari jumlah tersebut, setelah melalui proses peninjauan oleh admin, sebanyak 33 karya dinyatakan disetujui dan berhasil masuk ke dalam galeri aplikasi. Karya-karya tersebut kini dapat dilihat dalam menu Galeri Karya Disetujui pada aplikasi Drawcoin sebagai bagian dari dokumentasi dan apresiasi terhadap kreativitas siswa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pondok Ramadan yang tidak hanya menekankan aspek spiritual selama bulan suci Ramadan, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas melalui seni rupa.

Pada sesi berkarya yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, siswa diminta membuat kartu ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang dapat diberikan kepada orang tua, keluarga, maupun teman. Kartu tersebut dibuat secara manual menggunakan teknik menggambar dan mewarnai seperti dalam pelajaran seni rupa.

Selain menampilkan gambar bernuansa Ramadan dan Idul Fitri, siswa juga dianjurkan untuk menambahkan pesan Islami sederhana, ornamen masjid, bulan sabit, ketupat, maupun kaligrafi yang menggambarkan suasana hari raya.

Hasil karya yang telah selesai kemudian difoto dan diunggah ke aplikasi Drawcoin, sebuah platform galeri digital karya seni siswa yang dikembangkan di lingkungan SDN Pangarangan 3.

Melalui aplikasi ini, karya siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dapat dipublikasikan dan diapresiasi oleh warga sekolah. Setiap karya yang berhasil disetujui oleh admin secara otomatis mendapatkan 300 koin di dalam sistem aplikasi.

Koin tersebut dapat dikumpulkan oleh siswa, dan setelah mencapai jumlah tertentu dapat ditukarkan dengan nilai uang dengan sistem konversi 1000 koin setara dengan 1000 rupiah. Sistem ini dibuat untuk memberikan motivasi tambahan kepada siswa agar terus berkarya dan menghargai proses kreatif.

Meskipun demikian, tidak semua karya yang diunggah langsung disetujui. Dari total 79 karya yang masuk pada hari pertama Pondok Ramadan, hanya 33 karya yang lolos verifikasi admin.

Admin menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan untuk memastikan karya yang tampil di galeri benar-benar sesuai dengan tema kegiatan, yaitu kartu ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri.

Beberapa karya yang belum disetujui bukan karena kualitasnya buruk. Justru sebaliknya, banyak di antaranya memiliki gambar yang sangat bagus dan kreatif. Namun demikian, ada karya yang tidak sepenuhnya sesuai dengan tema kartu Lebaran, sehingga untuk sementara tidak dimasukkan ke dalam galeri aplikasi.

Panitia menjelaskan bahwa proses kurasi ini penting agar galeri dalam aplikasi Drawcoin tetap konsisten dengan tema kegiatan yang sedang berlangsung.

Kepala sekolah SDN Pangarangan 3, Zainal, S.Pd., menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar menilai bagus atau tidaknya sebuah gambar, tetapi mengajarkan kepada siswa pentingnya memahami tema, pesan, dan tujuan dari sebuah karya.

Beliau juga memberikan pertanyaan reflektif kepada para siswa.

“Jika sebuah karya sudah bagus, tetapi tidak sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan, apakah pesan itu bisa diterima dengan baik oleh orang yang melihatnya?” ungkapnya.

Pertanyaan tersebut menjadi bahan refleksi bagi siswa bahwa dalam berkarya tidak hanya dibutuhkan keterampilan menggambar, tetapi juga kemampuan memahami konteks dan makna dari karya tersebut.

Dengan adanya aplikasi DrawCoin, karya seni siswa kini tidak hanya tersimpan di buku gambar atau papan kelas, tetapi juga dapat terdokumentasi secara digital sebagai bagian dari arsip kreativitas siswa di sekolah.

Program ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya berkarya di kalangan siswa serta memperkenalkan mereka pada pemanfaatan teknologi digital secara positif dan produktif.

Hari pertama Pondok Ramadan 1447 H di SDN Pangarangan 3 pun menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan di sekolah dapat berjalan berdampingan dengan inovasi pendidikan dan literasi digital, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi para siswa.


#Drawcoin
#PondokRamadan1447H
#SDNPangarangan3
#KaryaSiswa
#KartuLebaran
#RamadanDiSekolah
#LiterasiDigital
#SeniRupaSiswa
#SekolahInovatif
#sdnppangarangan3.sch.id

0 Comments