Sumenep---Pembacaan Surah Yasin dan tahlil kembali dilaksanakan di SDN Pangarangan 3 Sumenep pada Jumat pagi, 9 Januari 2026. Kegiatan yang menjadi program kokurikuler andalan sekolah ini digelar serentak di seluruh kelas, mulai dari kelas rendah hingga kelas tinggi, dengan suasana yang tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan.
![]() |
| Suasana Pembacaan Surah Yasin dan Tahlil di kelas |
Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dan berakhir pada pukul 07.30 WIB. Seluruh siswa mengikuti pembacaan Yasin dan tahlil di kelas masing-masing yang dipimpin langsung oleh Ustaz Cilik (Ucil). Sementara itu, dari ruang guru, pembacaan Yasin dan tahlil dipusatkan menggunakan pelantang suara dan dipimpin oleh salah satu Ucil yang didampingi oleh Ustaz Mutiq, sehingga lantunan ayat suci dan doa dapat diikuti secara serentak oleh seluruh warga sekolah.
![]() |
| Suasana Pembacaan Surah Yasin dan Tahlil di kelas |
Program pembacaan Yasin dan tahlil ini merupakan gagasan dan binaan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sejak awal dirancang sebagai bagian dari pembiasaan karakter religius di SDN Pangarangan 3. Hingga hari ini, kegiatan tersebut telah terlaksana pada minggu ke-15 dalam satu tahun pelajaran, menunjukkan konsistensi sekolah dalam menanamkan nilai spiritual sejak dini.
Sejak pagi, siswa tampak datang lebih awal dengan mengenakan pakaian rapi dan sopan. Suasana sekolah terasa lebih tenang dan sejuk ketika lantunan Surah Yasin mulai dibacakan. Para Ucil di masing-masing kelas memimpin dengan penuh percaya diri, sementara guru kelas mendampingi dan memastikan kegiatan berjalan tertib. Pembacaan tahlil berlangsung khusyuk, diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh penghayatan.
![]() |
| Suasana Pembacaan Surah Yasin dan Tahlil di kelas |
Dari ruang guru, suara Ucil yang memimpin pembacaan Yasin melalui pengeras suara terdengar jelas dan teratur. Ustaz Mutiq yang mendampingi turut memberikan arahan agar irama bacaan tetap terjaga dan mudah diikuti oleh seluruh kelas. Model pelaksanaan seperti ini dinilai efektif karena menciptakan kebersamaan spiritual meskipun kegiatan dilakukan di ruang kelas masing-masing.
Kepala SDN Pangarangan 3, Zainal, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan tersebut. Menurutnya, pembacaan Yasin dan tahlil bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana pendidikan karakter yang sangat penting. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini membantu membentuk sikap disiplin, ketenangan jiwa, serta menumbuhkan rasa hormat siswa kepada orang tua dan guru.
Setelah pembacaan Surah Yasin dan tahlil selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Para siswa diajak memanjatkan doa untuk para nabi dan rasul, kedua orang tua, para guru, serta seluruh keluarga besar SDN Pangarangan 3. Doa kemudian ditutup dengan hadiah Surah Al-Fatihah yang dipanjatkan bersama-sama sebagai bentuk bakti dan rasa syukur.
Guru PAI sebagai penggagas kegiatan menegaskan bahwa pembiasaan seperti ini memiliki dampak besar terhadap perkembangan sikap siswa. Anak-anak menjadi lebih tenang, mudah diarahkan, dan terbiasa memulai aktivitas belajar dengan doa. Selain itu, kehadiran Ustaz Cilik sebagai pemimpin di kelas juga melatih keberanian, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan siswa sejak usia dini.
Salah satu guru kelas menyampaikan bahwa kegiatan Yasin dan tahlil sangat dirasakan manfaatnya dalam proses pembelajaran. Setelah kegiatan selesai, suasana kelas menjadi lebih kondusif dan siswa terlihat lebih siap mengikuti pelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa pembiasaan spiritual mampu mendukung keberhasilan akademik secara tidak langsung.
Pembacaan Surah Yasin dan tahlil yang telah memasuki minggu ke-15 ini semakin mengukuhkan SDN Pangarangan 3 sebagai sekolah yang konsisten mengintegrasikan pendidikan akademik dan pendidikan karakter religius. Program kokurikuler ini tidak hanya menjadi identitas sekolah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bermakna bagi siswa dalam membangun hubungan dengan Allah, menghormati orang tua, serta menghargai peran guru.
Dengan terus berjalannya kegiatan ini, SDN Pangarangan 3 berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia. Pembacaan Yasin dan tahlil setiap Jumat pagi menjadi bukti bahwa pendidikan sejati dimulai dari hati yang tenang dan doa yang tulus.
#SDNPangarangan3 #YasinTahlil #UstazCilik #GuruPAI #KokurikulerSekolah #PendidikanKarakter #SekolahReligius #Sumenep #PembiasaanIbadah



0 Comments