Sumenep — Program Murid untuk Murid (M2M) terus menunjukkan perannya sebagai sarana efektif bagi peserta didik SDN Pangarangan 3 Sumenep dalam mengalami secara langsung dimensi Profil Lulusan. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna, murid tidak hanya memahami nilai-nilai karakter secara teori, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
![]() |
| Murid Belajar Peduli Lewat Aksi Nyata |
Pada Jumat, 30 Januari 2026, kegiatan M2M kembali dilaksanakan setelah pembacaan Surah Yasin dan Tahlil yang menjadi rutinitas kokurikuler religius sekolah. Usai doa bersama, para pengurus M2M dengan penuh tanggung jawab melaksanakan penggalangan dana sosial yang diikuti secara sukarela oleh seluruh siswa.
![]() |
| Jumlah yang berhasil dikumpulkan |
Dalam kegiatan tersebut, dana sosial yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp183.000. Dana ini merupakan wujud kepedulian murid terhadap teman-temannya yang membutuhkan, sekaligus menjadi media pembelajaran sosial yang kontekstual dan bermakna.
M2M dan Dimensi Profil Lulusan
Sebagai organisasi murid, M2M dirancang untuk mendukung pencapaian dimensi Profil Lulusan, khususnya pada aspek beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, gotong royong, mandiri, serta berakhlak mulia. Keterlibatan murid dalam setiap tahapan kegiatan—mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pencatatan dana—menjadi pengalaman belajar yang autentik.
Melalui M2M, murid belajar memahami kondisi sosial di sekitarnya, menumbuhkan empati, serta membangun rasa tanggung jawab bersama. Nilai-nilai tersebut tidak diajarkan melalui ceramah semata, melainkan dialami secara langsung melalui tindakan nyata berbagi kepada sesama.
Terintegrasi dengan Kegiatan Religius
Pelaksanaan M2M yang selalu dilakukan setelah pembacaan Yasin dan Tahlil menunjukkan integrasi yang kuat antara pembinaan spiritual dan sosial. Doa yang dipanjatkan bersama menjadi penguat niat, sementara kegiatan donasi menjadi wujud nyata dari nilai keimanan yang diamalkan.
Kegiatan ini sekaligus melatih murid untuk memaknai ibadah tidak hanya sebagai ritual, tetapi juga sebagai dorongan untuk berbuat baik kepada orang lain. Dengan demikian, M2M menjadi ruang pembelajaran karakter yang utuh dan berkelanjutan.
Peran Pengurus dan Pembina
Penggalangan dana sosial dilaksanakan oleh pengurus M2M, yang merupakan murid terpilih dan telah tercantum dalam struktur organisasi murid sekolah. Para pengurus menjalankan tugasnya dengan tertib dan penuh tanggung jawab, sebagai bagian dari proses belajar kepemimpinan dan kejujuran.
Kegiatan M2M dibina langsung oleh Bu Dyah, yang secara konsisten mendampingi dan mengarahkan agar program berjalan sesuai tujuan pendidikan. Dalam pembinaannya, M2M ditekankan sebagai sarana pembentukan karakter, bukan sekadar kegiatan pengumpulan dana.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan M2M yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat, SDN Pangarangan 3 berharap murid dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan karakter yang kuat. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada murid yang membutuhkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan sekolah.
M2M menjadi bukti bahwa pembelajaran bermakna dapat tumbuh dari kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Dari sekolah, murid belajar menjadi manusia yang beriman, peduli, dan siap hidup bermasyarakat sesuai nilai-nilai Profil Lulusan.
#SDNPangarangan3 #M2M #ProfilLulusan #PendidikanKarakter #MuridUntukMurid #JumatBerkah #YasinTahlil #BuDyah #SekolahBerkarakter


0 Comments