Sumenep — Kepedulian sosial terus tumbuh dan mengakar kuat di lingkungan SDN Pangarangan 3 Sumenep melalui program Murid untuk Murid (M2M). Program ini menjadi wadah organisasi murid yang bergerak secara nyata untuk membantu teman-temannya yang membutuhkan, terutama murid dari keluarga kurang mampu.
![]() |
| Perolehan M2M Jumat 23 Januari 2026 |
Pada Jumat, 23 Januari 2026, M2M kembali melaksanakan kegiatan rutin penggalangan dana sosial yang digelar setelah pembacaan Surah Yasin dan Tahlil. Kegiatan ini telah menjadi pembiasaan positif setiap hari Jumat, menggabungkan nilai religius dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian kegiatan bermakna. Pada pelaksanaan hari ini, dana sosial yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp131.000.
Apa Itu M2M (Murid untuk Murid)
Murid untuk Murid (M2M) adalah organisasi murid berbasis kepedulian sosial yang dibentuk sebagai sarana pendidikan karakter di SDN Pangarangan 3. Program ini digerakkan oleh murid, dari murid, dan hasilnya kembali untuk murid. Seluruh dana yang terkumpul melalui M2M diperuntukkan membantu teman-teman mereka sendiri yang membutuhkan, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun dukungan sosial lainnya.
Sejak pertama kali dilaksanakan, M2M dirancang tidak hanya sebagai kegiatan donasi, tetapi sebagai media pembelajaran empati, gotong royong, tanggung jawab, dan kejujuran. Anak-anak belajar bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya, melainkan dimulai dari kepedulian dan keikhlasan.
Dilaksanakan Rutin Setiap Jumat
Pelaksanaan M2M selalu terintegrasi dengan kegiatan religius sekolah. Setiap Jumat, siswa mengikuti pembacaan Surah Yasin dan Tahlil yang dipimpin oleh Ustaz Cilik (Ucil) dan dibimbing oleh guru PAI serta guru tahfiz. Setelah doa bersama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penggalangan dana sosial oleh pengurus M2M.
Pola ini menjadikan M2M tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari pembinaan karakter spiritual dan sosial secara berkesinambungan. Anak-anak diajak untuk memahami bahwa doa harus disertai aksi nyata, salah satunya dengan membantu sesama.
Pengurus M2M dan Pembinaan
M2M dikelola oleh pengurus murid terpilih yang namanya tercantum pada akun resmi sekolah, sebagai bagian dari organisasi murid SDN Pangarangan 3. Para pengurus bertugas mengondisikan kegiatan, mengumpulkan dana, mencatat hasil, dan melaporkannya kepada pembina.
Organisasi murid ini dibina langsung oleh Bu Dyah, yang secara konsisten mendampingi dan mengarahkan kegiatan M2M agar tetap berjalan tertib, edukatif, dan tepat sasaran. Dalam pembinaannya, Bu Dyah menekankan bahwa nilai utama M2M bukan pada besar kecilnya dana, melainkan pada proses belajar berbagi yang dialami oleh setiap murid.
“Anak-anak belajar peka terhadap kondisi temannya sendiri. Harapannya, hasil penggalangan dana ini benar-benar bisa membantu teman-teman mereka yang membutuhkan dan menumbuhkan karakter peduli sejak dini,” ungkap Bu Dyah.
Harapan dan Dampak Sosial
Dana yang terkumpul melalui M2M akan disalurkan kepada murid yang membutuhkan berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi wali kelas serta paguyuban. Dengan mekanisme tersebut, bantuan diharapkan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata.
Lebih dari sekadar bantuan materi, M2M menghadirkan dampak jangka panjang berupa tumbuhnya budaya saling peduli di lingkungan sekolah. Murid tidak hanya menjadi penerima pembelajaran, tetapi juga pelaku kebaikan.
Program M2M menjadi bukti bahwa SDN Pangarangan 3 tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga serius dalam membangun karakter dan kepekaan sosial peserta didik. Dari kegiatan sederhana yang dilakukan setiap Jumat, lahir nilai-nilai besar yang kelak akan dibawa murid ke tengah masyarakat.
#SDNPangarangan3 #M2M #MuridUntukMurid #BerbagiSesama #PendidikanKarakter #JumatBerkah #YasinTahlil #BuDyah #SekolahBerkarakter #Sumenep

0 Comments