Sumenep---Pertanyaan tentang kapan program pembacaan Surah Yasin dan tahlil mulai dilaksanakan kerap muncul dari warga sekolah maupun masyarakat. Di SDN Pangarangan 3 Sumenep, program ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan pembiasaan religius yang dirancang secara sadar dan konsisten untuk membentuk karakter peserta didik sejak dini.
![]() |
| Ucil bersama Ustaz Tahfiz menggunakan pelantang |
Berdasarkan arsip kegiatan dan publikasi resmi sekolah, program pembacaan Surah Yasin dan tahlil pertama kali dipublikasikan dan dilaksanakan secara terstruktur pada Jumat, 17 Oktober 2025. Sejak tanggal tersebut hingga hari ini, Jumat, 23 Januari 2026, kegiatan ini terus berjalan tanpa terputus dan menjadi salah satu program kokurikuler andalan SDN Pangarangan 3.
Sejak awal pelaksanaannya, pembacaan Yasin dan tahlil dipimpin oleh Ustaz Cilik (Ucil) di masing-masing kelas maupun secara terpusat, serta dibina langsung oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru tahfiz SDN Pangarangan 3. Kolaborasi ini menjadikan kegiatan tidak hanya berjalan tertib, tetapi juga sarat makna dan bernilai pendidikan jangka panjang.
Pada pelaksanaan perdananya, 17 Oktober 2025, kegiatan Yasin dan tahlil dirancang sebagai pembiasaan Jumat pagi yang menenangkan jiwa sebelum proses belajar mengajar dimulai. Seiring berjalannya waktu, kegiatan ini berkembang menjadi agenda yang dinantikan siswa karena memberi ruang bagi mereka untuk berperan aktif sebagai pemimpin doa, bukan sekadar peserta.
Konsep Ustaz Cilik menjadi ciri khas program ini. Para siswa yang tergabung sebagai Ucil dibimbing secara bertahap oleh guru PAI dan guru tahfiz agar mampu membaca Surah Yasin, tahlil, dan doa dengan baik dan benar, sekaligus memahami adab memimpin jamaah. Dari minggu ke minggu, terlihat perkembangan kepercayaan diri dan kedewasaan sikap para siswa yang dipercaya memimpin.
Dalam rentang waktu dari Oktober 2025 hingga Januari 2026, program pembacaan Surah Yasin dan tahlil telah dilaksanakan secara rutin dan konsisten, termasuk pada momentum-momentum penting seperti peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep dan peluncuran Bulan Guru. Konsistensi ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menanamkan nilai religius sebagai fondasi pendidikan karakter.
Guru PAI dan guru tahfiz SDN Pangarangan 3 memegang peran sentral sebagai pembina. Mereka tidak hanya mengarahkan teknis bacaan, tetapi juga menanamkan pemahaman makna doa, nilai keikhlasan, serta sikap tawaduk dalam memimpin. Dengan pendekatan tersebut, pembacaan Yasin dan tahlil menjadi ruang belajar spiritual yang hidup dan membumi.
Kepala SDN Pangarangan 3, Zainal, S.Pd.,M.Si. menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk melampaui sekadar rutinitas sekolah. Menurutnya, pembiasaan religius harus berdampak hingga ke luar lingkungan sekolah. “Harapan kami, anak-anak yang hari ini dibiasakan memimpin doa dan tahlil, kelak dapat bermakna di lingkungan masyarakat sebagai pemimpin yang berakhlak, beriman, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak selalu dimulai dari hal besar. Memimpin doa, menjaga ketertiban teman-temannya, dan bertanggung jawab atas amanah kecil adalah latihan awal yang sangat berharga. Nilai-nilai inilah yang terus ditanamkan melalui program pembacaan Surah Yasin dan tahlil.
Bagi para siswa, kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan rasa hormat kepada orang tua, guru, dan para pendahulu. Setelah pembacaan Yasin dan tahlil, kegiatan selalu dilanjutkan dengan doa bersama serta hadiah Surah Al-Fatihah untuk para nabi, orang tua, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah. Nilai bakti dan rasa syukur menjadi pesan utama yang terus diulang dan dihidupkan.
Hingga Jumat, 23 Januari 2026, program pembacaan Surah Yasin dan tahlil tetap berlangsung dengan semangat yang sama seperti hari pertama. SDN Pangarangan 3 memandang kegiatan ini sebagai investasi karakter jangka panjang, yang hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, namun akan terasa kuat ketika para siswa kelak terjun dan berperan di tengah masyarakat.
Dengan konsistensi sejak 17 Oktober 2025 hingga hari ini, pembacaan Surah Yasin dan tahlil telah menjadi identitas religius SDN Pangarangan 3 Sumenep. Program ini menegaskan bahwa pendidikan yang bermakna adalah pendidikan yang menyentuh akal, hati, dan perilaku, sekaligus menyiapkan generasi muda menjadi pemimpin yang membawa nilai kebaikan di mana pun mereka berada.
#SDNPangarangan3 #YasinTahlil #UstazCilik #GuruPAI #GuruTahfiz #PendidikanKarakter #KokurikulerSekolah #SekolahReligius #Sumenep

0 Comments